Cipta Lagu Rohani Bahasa Dayak: “DOA APANG IKEY” (Doa Bapa Kami).

Sakatik", Oil on canvas, 100cm X 150cm, Mos Yes, Agt. 2012

Lukisan “Sakatik”, Oil on canvas, 100cm X 150cm, Mos Yes, Agt. 2012

 

DOA APANG IKEY  (Klik judul untuk melihat video).
Apang ikey je huang sorga
araM buah imparasih
Keleh krajaaM dumah
KahandakMuh kan manjadi
Kilau hung huang sorga
kakai kea hung hunjun petak
Tenga taluh kinan ikey
umbet akan andau tuh
Tuntang ampun kasalan ikey
kilau ikey maampun
je basala dengan ikey

Reff:
Ela manamean ikey huang tingkes
Liwus ikey bara taluh papa
karana ayuM atun karajaan tuntang kuasa
tuntang kahai, palus katatahi.

AMEN.

Cipta Lagu Rohani Dayak: “Taharu Indang Apang”.

Tergugah oleh kerinduan pada Ayah dan Bunda serta kasih Tuhan pada mereka, inilah ungkapan kesaksian hamba dalam lagu dalam bahasa Dayak Ngaju Kalimantan Tengah.

Taharu Indang Apang

Lirik lagu:

TAHARU INDANG APANG (Klik judul untuk melihat video)
Bagian 1.
Oo indang ela malihi aku
Oi apang duhup aku anakmuh
Huang dehes pambelum
Mingat arep metuh kurik
Taharu indang apang

Tuh aku jadi hai
mingat kahalapmuh indang apang

Mian awaukuh, majar mananjung
patusu mandulang manantamba
kuntep sintam kuntep sintam

Bagian 2.
Oo Tuhan duhup indang apangkuh
Harajur mamplawa jalan ewen
Huang tingkes handiai ela manamean ewen
Pahayakindang apang

Hong araM jalan slamat
janjiM puna tutu jatun sala

Karinah asiM palus katatahi
Paabas kaharap indang apang
huang araM, Yesus Tuhan

Terjemahan syair di atas sebagai berikut:

TAHARU INDANG APANG (Rindu Bunda Ayah)
Bagian 1.
Oo indang ela malihi aku / Oh bunda jangan tinggalkan aku
Oi apang duhup aku anakmuh/ oh ayah tolong aku anakmu
Huang dehes pambelum / dalam arus kehidupan
Mingat arep metuh kurik/ teringat kala masih kecil
Taharu indang apang/ merindu bunda ayah

Tuh aku jadi hai/ kiniku sudah besar
mingat kahalapmuh indang apang/ mengingat kebaikanmu bunda ayah

Mian awaukuh, majar mananjung/ merawat bayiku, mengajar berjalan
patusu mandulang manantamba/ menyusui menyuapi mengobati
kuntep sintam kuntep sintam/ penuh kasihmu penuh kasihmu

Bagian 2.
Oo Tuhan duhup indang apangkuh/ Oh Tuhan tolong bunda ayahku
Harajur mamplawa jalan ewen/ selalu menerangi jalan mereka
Huang tingkes handiai ela manamean ewen/ dalam pencobaan hindarkanlah mereka
Pahayak indang apang/ sertai bunda ayah

Hong araM jalan slamat/ dalam namaMu jalan selamat
janjiM puna tutu jatun sala/ janjimu sungguh benar tiada salah

Karinah asiM palus katatahi/ jelas kasihMu selama-lamanya
Paabas kaharap indang apang/ perkuat pengharapan bunda ayah
huang araM, Yesus Tuhan/ dalam namaMu Yesus Tuhan

dari tepian hutan dan laut, 09 Peb. 2013

Lukisan Moses

Desain Benang Bintik: Hayak, Juhu Saretak dan Kalawa

Kali ini desain Benang Bintik bertema “Hayak” yang artinya “bersama”, “Juhu Saretak” (sayur kacang panjang) dan “Kalawa” (terang). Menonjolkan gradasi warna khas ala batik Allure, semoga adaptasi Benang Bintik dengan batik modern ini bisa diterima.

Motip jituh ampie bahalap hapan akan pesta Alem Barasih tuntang nyelu taheta kareh!

This slideshow requires JavaScript.

Salamat malalus pesta Alem Barasih tuntang Nyelu Taheta!

Moses Yes

Desain Benang Bintik “Hasien”

Hasien dalam bahasa Dayak Ngaju berarti “padat berisi” dalam konteks mengenai padi yang merunduk karena berisi. Berikut ini 10 (sepuluh) desain bertema “Hasien”. Terinspirasi dari lezatnya beras gunung, pemaknaan terserah Anda. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Semoga padi menguning berisi beras semua, bukan hanya angin.

Moses Yes

Desain Benang Bintik: Harmoni

Kali ini desain Benang Bintik yang ditampilkan bercorak warna lebih cerah, solid dan sedikit gradasi. Tema motif adalah “Harmoni”. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Masih di sekitar rimba belantara, 19 Nop. 2012

Moses Yes

GLASS ART BEGINNER

Trying new media for my functional artwork, light box.

Glass seems very challenging for another kind of expression, but need to improve chemical practice knowledge. A lot!

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Laut, Oktober 2012,

LM.

Desain Benang Bintik Motif Bitik, Dawen Taya dan Dehes

Desain kali ini terinspirasi oleh bitik (semut), dawen Taya (daun Taya, kerap dibuat sayur pahit, lezat!), dan dehes (arus air sungai). Komposisi warna agak cerah dan keras, sesuai intepretasi kesan rasa tema motif.

Inilah hasil olah rasa estetik (yang semoga benar-benar diterima indah) atas karakter bitik yang kecil lincah dan terus bergerak, dawen Taya yang pahit, keras namun lezat serta dehes yang mengalir keras dan lembut; ke dalam komposisi garis dan warna. Semoga menjadi inspirasi.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Oktober ’12

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif “Tahatung”

Benang dalam bahasa Dayak Ngaju berarti kain. Sedangkan Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak.

Kali ini saya membuat desain yang terinspirasi dari Landak atau dalam Bahasa Dayak Ngaju disebut “tahatung”, hewan cantik berduri tajam (sesuai dengan ciri khas ornamen Dayak) yang banyak terdapat di sekitar tanah Borneo.

Dari kecantikan hewan ini, saya membuat komposisi yang diinterpretasikan kedalam berbagai paduserasi warna dan bentuk, dengan warna dominan merah (crimson red) hitam, putih, dan sedikit warna pastel hijau, biru, kuning, dan lainnya. Dasaran gambar saya buat diatas papan agar menampilkan warna natural coklat bercorak tekstur kayu.

Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Dari Tepian Rimba, Oktober 2012

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif Antang, Bajai, Bajuru, Batang Danum

Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak. Terbentuk oleh garis-garis yang umumnya berupa lengkungan dan lingkaran-lingkaran berujung tajam, kesan rasa harmonis mengalir seiring komposisi warna-warna primer yang berani.

Ornamen pakem berupa visualisasi flora dan fauna endemik bersatu dengan garis-garis latar berwarna kontras sesuai pakem khas utama yaitu hitam (babilem), putih (baputi), merah (bahandang), kuning (bahenda) dan hijau (bahijau). Ornamen lain yang umum digunakan yaitu Betang (rumah panggung), Batang Garing Belum, Talawang, Mandau dan aneka produk budaya Dayak.

Dalam sajian karya desain berikut ini, saya mengkombinasikan warna-warna tersier sebagai warna antara untuk menjembatani dan menyatukan objek-objek berpola warna primer yang kuat.

Untuk menonjolkan ciri utama benang bintik yaitu corak mozaik latar belakang yang berkesan belang bintik-bintik ringan, saya menggunakan dasaran berupa campuran warna cat minyak di atas kanvas. Diawali dengan sketsa utama objek dan dilanjutkan dengan pencampuran cat minyak secara langsung di atas kanvas.

Desain berikut ini dimaksudkan untuk memperkaya khasanah referensi motif Benang Bintik lewat desain yang diupayakan berbeda dari yang sudah ada. Semoga. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Otober 2012,

Lukisan Moses