Listen to the Earth

Listen to the Earth, oil on canvas, 70 cm X 125 cm, MosF, September 2014.

CC MSB 1

MSB 7

CAUSA PRIMA

Lukisan cat minyak di kanvas berukuran 70cm X 90cm.

cp 003 cc

cp 002 cc

Inilah beberapa lukisan yang saya siapkan untuk Pasar Seni Lukis Indonesia 2014 nanti di Surabaya mulai tanggal 3 sampai 12 Oktober 2014.

CARPE DIEM

My new oil painting on 70cm X 90cm canvas.

001 Carpe Diem b

Kalimat lengkap ucapan Horatius ini,  “carpe diem, quam minimum credula postero” yang berarti: “petiklah hari dan percayalah sedikit mungkin akan hari esok.”

Maksud pepatah ini adalah menganjurkan orang untuk hidup dan memanfaatkan hari ini secara optimal tidak menunda sesuatu untuk hari esok, dengan begitu kita lebih dapat memanfaatkan waktu yang diberikan secara maksimal.

Making Handpainted Genuine Leather Bags

012 fl

009 fl

001 fl

For a few moment, making handpainted genuine leather bags became my new art expression. It’s a totally different kind of hands skill.

Lukisan “4 Jendela”

Baru saja saya menyelesaikan sebuah lukisan berjudul “4 Jendela” dengan cat minyak di kanvas berukuran 70cm X 90cm.

4 jdl 20140417_185231 cc

“4 Jendela”

Dari jendela pertama kulihat merah dan putih

Merah menyerah, putih merintih

Merahnya kabur, putih pun luntur

 

Dari jendela kedua kulihat emas segunung

Ditimang-timang si Upik dan Buyung

Putra putri kaum berjaya kenyang puji dan sanjung

 

Dari jendela ketiga kulihat manusia melata

Menunggu jatuhan remah roti tuannya

Demi secuil gula, siap membunuh sesama jelata

 

Dari jendela keempat kulihat hewan hewan berdasi

Jilat kesana kemari, injak di sana tindas di sini

melumat emas dan remah roti, rakus tak terperi

 

2 Lukisan Abstrak saat Gerhana Bulan April 2014

Menangkap momentum gerhana bulan kemarin, saya begadang bersama beberapa teman, melukis bersama dengan tema gerhana. Inilah 2 karya hasil abstraksi dan intepretasi kejadian alam itu.

Lukisan pertama, “Gerhana Bulan April 2014” oil on canvas, 80cm X 100cm, MosF, April 2014. “Lalu bulan ditelan bumi, sesaat mereka bercinta lewat bayangan dan cahaya. Apatah semu dan nyata jika rasa masih bisa menyatu.”

cc 20140416_203057

Lukisan kedua, “MESRA”, oil on Canvas, 70cm X 90cm, MosF, April 2014.

cc 20140416_203201

Tks!

“Gadis Rambut Merah” Akulturasi Budaya Lokal dan Global.

Hari ini saya menyelesaikan lukisan “Gadis Rambut Merah” dengan cat minyak di kanvas berukuran 100cm X 140cm.

010 20140415_222023

Dalam lukisan ini dikisahkan proses akulturasi antar budaya nusantara dan dengan budaya global yang dialami seorang gadis Dayak. Di sebelah kiri adalah akulturasi budaya Dayak dengan budaya dari Jawa, dan di sebelah kanan akulturasi budaya Dayak dengan budaya global. Masing-masing bagian dilambangkan dengan ikon yang mewakili.

Inilah proses pembuatannya.

 

003 20140412_184819

005 20140415_173924

Lukisan “Pram”. Sebuah Penghargaan untuk Pramoedya Ananta Toer

Inilah lukisan yang saya buat khusus sebagai penghargaan bagi salah satu Sastrawan terbaik yang pernah dimiliki bangsa Indonesia.

Lukisan berjudul “Pram: dibuat di kanvas berukuran 80cm X 100cm, dibuat dengan mengacu pada selembar foto hitam putih yang kemudian diinterpretasikan dengan warna hitam, merah, kuning dan putih.

005 20140411_163353 cc

Inilah proses pembuatan lukisannya.

003 20140411_155010 cc

004 20140411_161123 cc

006 Pram Col cc