Desain Benang Bintik: Hayak, Juhu Saretak dan Kalawa

Kali ini desain Benang Bintik bertema “Hayak” yang artinya “bersama”, “Juhu Saretak” (sayur kacang panjang) dan “Kalawa” (terang). Menonjolkan gradasi warna khas ala batik Allure, semoga adaptasi Benang Bintik dengan batik modern ini bisa diterima.

Motip jituh ampie bahalap hapan akan pesta Alem Barasih tuntang nyelu taheta kareh!

This slideshow requires JavaScript.

Salamat malalus pesta Alem Barasih tuntang Nyelu Taheta!

Moses Yes

Desain Benang Bintik “Hasien”

Hasien dalam bahasa Dayak Ngaju berarti “padat berisi” dalam konteks mengenai padi yang merunduk karena berisi. Berikut ini 10 (sepuluh) desain bertema “Hasien”. Terinspirasi dari lezatnya beras gunung, pemaknaan terserah Anda. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Semoga padi menguning berisi beras semua, bukan hanya angin.

Moses Yes

Desain Benang Bintik Motif “Hasep”

Berangkat dari kebakaran hutan di sekitar saya yang merajalela, asap memenuhi atmosfer tanah Dayak. Kali ini tema desain Benang Bintik adalah “Hasep” yang artinya berasap.

Ornamen dibuat dengan dasar cat minyak berwarna putih (asap) berlatar hijau tua (hutan) disisipi warna merah (api) dan coklat (tanah), jadilah motif “Hasep” berikut ini. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Malam makin larut,

Moses Yes

Desain Benang Bintik Motif “Tahatung”

Benang dalam bahasa Dayak Ngaju berarti kain. Sedangkan Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak.

Kali ini saya membuat desain yang terinspirasi dari Landak atau dalam Bahasa Dayak Ngaju disebut “tahatung”, hewan cantik berduri tajam (sesuai dengan ciri khas ornamen Dayak) yang banyak terdapat di sekitar tanah Borneo.

Dari kecantikan hewan ini, saya membuat komposisi yang diinterpretasikan kedalam berbagai paduserasi warna dan bentuk, dengan warna dominan merah (crimson red) hitam, putih, dan sedikit warna pastel hijau, biru, kuning, dan lainnya. Dasaran gambar saya buat diatas papan agar menampilkan warna natural coklat bercorak tekstur kayu.

Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Dari Tepian Rimba, Oktober 2012

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif Antang, Bajai, Bajuru, Batang Danum

Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak. Terbentuk oleh garis-garis yang umumnya berupa lengkungan dan lingkaran-lingkaran berujung tajam, kesan rasa harmonis mengalir seiring komposisi warna-warna primer yang berani.

Ornamen pakem berupa visualisasi flora dan fauna endemik bersatu dengan garis-garis latar berwarna kontras sesuai pakem khas utama yaitu hitam (babilem), putih (baputi), merah (bahandang), kuning (bahenda) dan hijau (bahijau). Ornamen lain yang umum digunakan yaitu Betang (rumah panggung), Batang Garing Belum, Talawang, Mandau dan aneka produk budaya Dayak.

Dalam sajian karya desain berikut ini, saya mengkombinasikan warna-warna tersier sebagai warna antara untuk menjembatani dan menyatukan objek-objek berpola warna primer yang kuat.

Untuk menonjolkan ciri utama benang bintik yaitu corak mozaik latar belakang yang berkesan belang bintik-bintik ringan, saya menggunakan dasaran berupa campuran warna cat minyak di atas kanvas. Diawali dengan sketsa utama objek dan dilanjutkan dengan pencampuran cat minyak secara langsung di atas kanvas.

Desain berikut ini dimaksudkan untuk memperkaya khasanah referensi motif Benang Bintik lewat desain yang diupayakan berbeda dari yang sudah ada. Semoga. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Otober 2012,

Lukisan Moses

Desain Gambar Khas Etnik Dayak untuk Sablon T-shirt

Ketika diminta membuat desain sablon untuk T-shirt dengan motif etnik Dayak, sontak gairah berkarya mengalir. Alhasil semua kerjaan lain terkesampingkan, awak pun begadang membuat beberapa desain sesuai batasan pemesan, yaitu: ornamen khas Dayak untuk T-shirt organisasi Kapakat Ungkup Dayak Ngaju Banjarmasin.

Menurut pemesan, kaos ini nantinya dijual untuk menggalang dana perayaan Natal KUDN 2012 sehingga saya diminta membuat gambar yang artistik dan mudah dijual.

Inilah beberapa hasil desain yang akan disablonkan.

This slideshow requires JavaScript.

Lengkungan dan Lingkaran

Keenam lukisan ini dibuat berseri, semua mengikuti gaya ornamen khas Dayak Kalimantan yang dipenuhi lengkungan dan lingkaran harmonis dan dinamis dengan warna-warna cerah.

Dalam pewarnaan ornamen Dayak, sebenarnya hanya dikenal warna 5 Ba, yaitu Bahandang (merah), Bahenda (kuning), Bahijau (hijau), Baputi (putih) dan Babilem (hitam), tapi dalam keenam lukisan ini sengaja dimasukkan warna biru (prussian blue) karena awak kehabisan cat warna hitam, dan di sebagian lukisan memang ingin menunjukkan dominasi warna biru, warna pendatang baru yang memang sedang mengharu-biru di semua-mua mana-mana.

Lukisan-lukisan ini seluruhnya bermedia cat minyak di atas kanvas berukuran 70cmX90cm, judulnya terserah Anda, mau dibolak-balik atas bawah atau kiri ke kanan pun terserah Anda. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.