Making Handpainted Genuine Leather Bags

012 fl

009 fl

001 fl

For a few moment, making handpainted genuine leather bags became my new art expression. It’s a totally different kind of hands skill.

Lukisan “4 Jendela”

Baru saja saya menyelesaikan sebuah lukisan berjudul “4 Jendela” dengan cat minyak di kanvas berukuran 70cm X 90cm.

4 jdl 20140417_185231 cc

“4 Jendela”

Dari jendela pertama kulihat merah dan putih

Merah menyerah, putih merintih

Merahnya kabur, putih pun luntur

 

Dari jendela kedua kulihat emas segunung

Ditimang-timang si Upik dan Buyung

Putra putri kaum berjaya kenyang puji dan sanjung

 

Dari jendela ketiga kulihat manusia melata

Menunggu jatuhan remah roti tuannya

Demi secuil gula, siap membunuh sesama jelata

 

Dari jendela keempat kulihat hewan hewan berdasi

Jilat kesana kemari, injak di sana tindas di sini

melumat emas dan remah roti, rakus tak terperi

 

2 Lukisan Abstrak saat Gerhana Bulan April 2014

Menangkap momentum gerhana bulan kemarin, saya begadang bersama beberapa teman, melukis bersama dengan tema gerhana. Inilah 2 karya hasil abstraksi dan intepretasi kejadian alam itu.

Lukisan pertama, “Gerhana Bulan April 2014” oil on canvas, 80cm X 100cm, MosF, April 2014. “Lalu bulan ditelan bumi, sesaat mereka bercinta lewat bayangan dan cahaya. Apatah semu dan nyata jika rasa masih bisa menyatu.”

cc 20140416_203057

Lukisan kedua, “MESRA”, oil on Canvas, 70cm X 90cm, MosF, April 2014.

cc 20140416_203201

Tks!

“Gadis Rambut Merah” Akulturasi Budaya Lokal dan Global.

Hari ini saya menyelesaikan lukisan “Gadis Rambut Merah” dengan cat minyak di kanvas berukuran 100cm X 140cm.

010 20140415_222023

Dalam lukisan ini dikisahkan proses akulturasi antar budaya nusantara dan dengan budaya global yang dialami seorang gadis Dayak. Di sebelah kiri adalah akulturasi budaya Dayak dengan budaya dari Jawa, dan di sebelah kanan akulturasi budaya Dayak dengan budaya global. Masing-masing bagian dilambangkan dengan ikon yang mewakili.

Inilah proses pembuatannya.

 

003 20140412_184819

005 20140415_173924

Melukis Kepala Singa

Hari ini saya baru menyelesaikan lukisan cat minyak dengan objek kepala singa menggunakan pisau palet di atas kanvas berukuran 140cm X 110cm.

Lukisan ini masih tersedia dan dijual dengan harga Rp. 12.000.000.

Klik judul lukisan berikut ini “Kepala Singa” untuk menyaksikan video proses melukisnya.

Singa 2 c

“Kepala Singa”, Oil on Canvas, 140cm X 110cm, MosF, 2014.

002 20140329_150053 003 IMG-20140329-01451

“Poetry in Action” di Mingguraya, Banjarbaru

Tanggal 31 Januari 2014 malam, saya diajak rekan-rekan komunitas seni Minggu Raya Banjarbaru untuk ambil bagian dalam acara ini:

1012660_10201671115402829_1917806168_n

Secara spontan, terjadilah kolaborasi asik antara seni lukis, sastra dan lukis. Seru tak terduga.

484130_10201671135403329_1682945596_n 1620733_10201671117682886_626789167_n 1620755_10201671605095071_910215237_n

Dimulai dengan acara baca puisi oleh tim tamu dari komunitas sastra kota Tangerang, sementara kami di tepian panggung bundar Minggu Raya beramai-ramai melukis Sulistyono melukis di atas panggung, diiringi permainan musik The Soulsix dan pembacaan puisi oleh rekan Alyi Arsy. Suasana kian hidup.

1610112_10201671458211399_697697547_n

Bersama Sulistyono, kami melukis vokalis The Soulsix, bung Max the Pain. Secara keseluruhan acara yang didukung oleh Bp. Ogi Fajar Nuzuli (Wakil Walikota Banjarbaru) dan digawangi Bung Benyamin dan Ali Arsy, cs ini berlangsung meriah. Bahkan rekan-rekan sastrawan dari Tangerang sempat menggalang pengumpulan dana untuk korban banjir di Banjarbaru.

12105_609220332466908_91993998_n 923104_10201671752498756_534519725_n

Malam indah tak terlupakan. Terimakasih Banjarbaru kota tercinta.

Melukis Bareng di Mingguraya, Banjarbaru

@ 002 013 IMG_1441

FOTO BARENG USAI MELUKIS & MENYANYI

Sekitar minggu kedua Januari 2014, saya beruntung bertemu sahabat dan rekan pelukis Sulistyono beserta komunitas pelukis Kandang Rasi di Banjarbaru dan kemudian bertemu senior SMA dan lawan berat di lapangan basket, Bapak Ogi Fajar Nuzuli yang juga Wakil Walikota Banjarbaru. Tanggal 21 Januari 2014, Sulis dan saya didaulat demo melukis di sarangnya seniman Banjarbaru yang juga pusat wisata kuliner, Mingguraya.

@ 20140121_010345

BERSAMA BAPAK OGI DAN AMAK, TETUA KOMUNITAS PUNK BANJARBARU

Dengan niat memperluas pengenalan publik akan dunia seni lukis, kami pun menyambut baik kesempatan yang ditawarkan.

Acara yang juga dimeriahkan oleh pelukis cilik, Naila yang penuh talenta, komunitas punk dengan grup musik Soulsix yang dimotori Amak, David dan Jabuk, cs dan didukung rekan-rekan komunitas fotografi seperti pak Yulian Manan, Yudhist, dan lainnya.

@ 0001 20140121_211015

Acara berlangsung meriah, damai dan menyenangkan. Suasana Banjarbaru yang sehat pun sangat terasa. Luar biasa apresiasi dan atensi yang kami terima.

@ 001 20140122_012906

@ IMG_1427

PELUKIS CILIK NAILA BERAKSI MEMBUAT SKETSA WAJAH

Terimakasih Banjarbaru!

Melukis Bareng & Temu Kangen Pelukis

Sesekali, sesama pelukis bertemu kongkow ngobrol ngalor ngidul sambil berkarya kayaknya asik juga. Ini sedikit rekaman temu kangen kami. Bagi yang ingin lihat videonya silakan klik di sini: VIDEO KUMPUL MELUKIS BARENG.

Di acara ini hadir para pelukis senior dan junior, saling bertukar pengalaman dan membangun silaturahmi.

000 gathering temu kangen

Pelukis yang hadir antara lain, Pak MA Soetikno, Pak Kariman DS, Pak Agus Pe, Pak Heroe Palet, Pak Eko Dongeng. Pak Totok Koi, Pak Galih Nagoro, Pak Condro Purnomo, Pak Basuki, Pak Yudhi Saja, dan lain-lain.

Menyenangkan!