Desain Benang Bintik Motif “Hasep”

Berangkat dari kebakaran hutan di sekitar saya yang merajalela, asap memenuhi atmosfer tanah Dayak. Kali ini tema desain Benang Bintik adalah “Hasep” yang artinya berasap.

Ornamen dibuat dengan dasar cat minyak berwarna putih (asap) berlatar hijau tua (hutan) disisipi warna merah (api) dan coklat (tanah), jadilah motif “Hasep” berikut ini. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Malam makin larut,

Moses Yes

Desain Benang Bintik: Harmoni

Kali ini desain Benang Bintik yang ditampilkan bercorak warna lebih cerah, solid dan sedikit gradasi. Tema motif adalah “Harmoni”. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Masih di sekitar rimba belantara, 19 Nop. 2012

Moses Yes

Another “Benang Bintik” Designs

Benang Bintik, specific traditional ethnic clothes of Dayak tribe from Kalimantan with some unique combinations colors, lines, and some other aspects of unity, clarity, or other aesthetical sense; somehow has its own mistery.

Here are some other creations, alternative choices for local themes of Eterwei, Garantung and Handep.

This slideshow requires JavaScript.

Far from my sea, Nov. 18th 2012

Moses Yes

GLASS ART BEGINNER

Trying new media for my functional artwork, light box.

Glass seems very challenging for another kind of expression, but need to improve chemical practice knowledge. A lot!

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Laut, Oktober 2012,

LM.

Desain Benang Bintik Motif Bitik, Dawen Taya dan Dehes

Desain kali ini terinspirasi oleh bitik (semut), dawen Taya (daun Taya, kerap dibuat sayur pahit, lezat!), dan dehes (arus air sungai). Komposisi warna agak cerah dan keras, sesuai intepretasi kesan rasa tema motif.

Inilah hasil olah rasa estetik (yang semoga benar-benar diterima indah) atas karakter bitik yang kecil lincah dan terus bergerak, dawen Taya yang pahit, keras namun lezat serta dehes yang mengalir keras dan lembut; ke dalam komposisi garis dan warna. Semoga menjadi inspirasi.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Oktober ’12

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif “Tahatung”

Benang dalam bahasa Dayak Ngaju berarti kain. Sedangkan Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak.

Kali ini saya membuat desain yang terinspirasi dari Landak atau dalam Bahasa Dayak Ngaju disebut “tahatung”, hewan cantik berduri tajam (sesuai dengan ciri khas ornamen Dayak) yang banyak terdapat di sekitar tanah Borneo.

Dari kecantikan hewan ini, saya membuat komposisi yang diinterpretasikan kedalam berbagai paduserasi warna dan bentuk, dengan warna dominan merah (crimson red) hitam, putih, dan sedikit warna pastel hijau, biru, kuning, dan lainnya. Dasaran gambar saya buat diatas papan agar menampilkan warna natural coklat bercorak tekstur kayu.

Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Dari Tepian Rimba, Oktober 2012

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif Antang, Bajai, Bajuru, Batang Danum

Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak. Terbentuk oleh garis-garis yang umumnya berupa lengkungan dan lingkaran-lingkaran berujung tajam, kesan rasa harmonis mengalir seiring komposisi warna-warna primer yang berani.

Ornamen pakem berupa visualisasi flora dan fauna endemik bersatu dengan garis-garis latar berwarna kontras sesuai pakem khas utama yaitu hitam (babilem), putih (baputi), merah (bahandang), kuning (bahenda) dan hijau (bahijau). Ornamen lain yang umum digunakan yaitu Betang (rumah panggung), Batang Garing Belum, Talawang, Mandau dan aneka produk budaya Dayak.

Dalam sajian karya desain berikut ini, saya mengkombinasikan warna-warna tersier sebagai warna antara untuk menjembatani dan menyatukan objek-objek berpola warna primer yang kuat.

Untuk menonjolkan ciri utama benang bintik yaitu corak mozaik latar belakang yang berkesan belang bintik-bintik ringan, saya menggunakan dasaran berupa campuran warna cat minyak di atas kanvas. Diawali dengan sketsa utama objek dan dilanjutkan dengan pencampuran cat minyak secara langsung di atas kanvas.

Desain berikut ini dimaksudkan untuk memperkaya khasanah referensi motif Benang Bintik lewat desain yang diupayakan berbeda dari yang sudah ada. Semoga. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Otober 2012,

Lukisan Moses

Desain Gambar Khas Etnik Dayak untuk Sablon T-shirt

Ketika diminta membuat desain sablon untuk T-shirt dengan motif etnik Dayak, sontak gairah berkarya mengalir. Alhasil semua kerjaan lain terkesampingkan, awak pun begadang membuat beberapa desain sesuai batasan pemesan, yaitu: ornamen khas Dayak untuk T-shirt organisasi Kapakat Ungkup Dayak Ngaju Banjarmasin.

Menurut pemesan, kaos ini nantinya dijual untuk menggalang dana perayaan Natal KUDN 2012 sehingga saya diminta membuat gambar yang artistik dan mudah dijual.

Inilah beberapa hasil desain yang akan disablonkan.

This slideshow requires JavaScript.

Blajar Matung

Setelah belajar untuk pertama kali sekitar 4 tahun yang lalu, baru kali inilah aku mulai matung beneran, dalam artian bikin yang agak besar.

Waktu belajar dulu, aku mulai dengan matung kayu, pakai clay, resin dan gypsum, berkali-kali gagal kala mencoba berbahan semen. Kali ini karena dapat bantuan seorang sahib, mas Dodi, yang ngerti banget baca detail desain, kami memberanikan diri.

Construction of "White Stallion", mixed concrete with grinded marble layer, 3,1 meter.

Construction of “White Stallion”, mixed concrete with grinded marble layer, 3,1 meter.

Direncanakan berlapiskan lempengan marmer dan digerinda, patung kuda setinggi 3,1 meter ini akan menjadi awal dari proyek 7 patung, yang umumnya bernuansakan ornamen Dayak Kalimantan. Semoga Tuhan menyertai kerja kami.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian hutan dan laut, Agt 2012

LM.

 

e-scape

e-scape, Oil on canvas, 40X50cm, Mos Yes, July 2012

e-scape, Oil on canvas, 40X50cm, Mos Yes, July 2012

No place to hide, rest and disappear

should’ve been here earlier

no fear, no tear

to Thee be nearer

escape from reality…

Jungle of freedom,

July 2012